Home / Uncategorized / Tips Memilih Ban dan Akibat jika Salah Memilih Ban Mobil
    13 September, 2018

    Tips Memilih Ban dan Akibat jika Salah Memilih Ban Mobil

    Posted in : Uncategorized on by : admin Tags:

    Pentingnya Memilih Ban Mobil Dengan Benar
    Salah satu tanggung jawab dari empunya kendaraan pribadi ialah merawat ban.

     

    Ban Mobil

    Ban Mobil

     

    Ban Mobil ialah komponen yang dipunyai oleh seluruh jenis kendaraan  roda 4. Karena pemakaian dan bersinggungan dengan jalan masing-masing hari, maka pada satu titik ban mesti diganti atau dipenuhi angin dan sebagainya.

    Mengapa ban mesti dirawat? Hal ini sehubungan dengan ketenteraman pengendara dan kendaraan ketika di jalan.

    Akibat Ban Tidak Dipilih Dengan Benar
    Ban yang tidak dipilih dengan benar dapat menyebabkan kematian. Apakah risikonya memang seserius itu?

    Risiko ini bukannya menakut-nakuti, karena andai seseorang salah memilih ban bisa-bisa terjadi miring di jalan.

    Atau yang lebih buruknya, kendaraan tidak dapat berjalan dengan posisi seimbang, lagipula jika situasi jalanan lumayan curam.

    Akibat terburuknya dapat melukai pengendara sampai sampai meninggal dunia.

    Tips Memilih Ban Mobil Dengan Benar
    Dengan demikian, ban mobil memang mesti dipilih secara teliti dengan benar.

    Seseorang tidak dapat begitu saja melakukan pembelian tanpa disaksikan dulu bagaimana produknya.

    Karena sangat urgen dan kesalahannya bisa berisiko, libatkan orang lain guna proses pemilihan ini dan tidak boleh terlalu irit jika mesti menerbitkan uang lumayan banyak supaya ban dengan kualitas baik dapat terbeli.

    Berikut ini ialah tips memilih ban mobil dengan benar:

    #1 Setiap Ban Punya Tipe Berbeda
    Jangan salah memilih tipe ban. Setiap kendaraan punya tipe dan ukuran bawaan sendiri.

    Tipe itu diukir pada unsur plakat laci atau pintu, tergantung jenis mobil.

    Di samping itu, ada pun yang mencantumkannya di sekitar tutup tangki bahan bakar.

    Bagian petunjuk pemakaian juga dapat menjadi lokasi penyertaan tipe dan ukuran ban.

    Tipe tersebut dijelaskan pada kombinasi suatu kode.

    Sebagai contoh, andai ada ban mobil diberi kode P215/55R17 93V, huruf ‘P’ adalah kode yang berarti Passenger.

    Arti dari Passenger di sini ialah mobil ini memang didesain guna membawa orang.

    Untuk jenis lainnya ada pun tipe ban LT guna Light Truck atau truk kecil yang dapat membawa muatan barang.

    Lalu terdapat ST guna Special Trailer dan T guna Temporary yang diutamakan kepada ban serep atau cadangan sampai-sampai tidak dapat dipakai terus menerus.

    #2 Ukuran Ban
    Untuk mendalami tentang ukuran ban, pemiliknya mesti memahami dulu makna dari kode-kode yang diukir di permukaan samping ban.

    Sebenarnya, teknik menerjemahkan kode tersebut lumayan mudah.

    Sebagai contoh, andai ada ban dengan kode 205/55 R 16 91 V, maka angka 205 yang kesatu mengindikasikan tentang berapa lebar telapak ban dalam satuan mm.

    Setelah itu, angka 60 dapat ditafsirkan sebagai aspek rasio ketebalan ban dalam persentase atas lebar telapaknya.

    R dengan kata lain radial. Ban kendaraan bermotor dipisahkan menurut sejumlah kriteria. Ada ban tubetype (dengan ban dalam) dan tubeless (tanpa ban dalam), terdapat pula ban radial dan ban bias, yang dipisahkan menurut konstruksinya

    Sedangkan angka 16 adalah informasi berhubungan dengan diameter velg yang disematkan dalam satuan inci.

    91 ialah indeks beban maksimum.

    V ialah kode yang mengindikasikan batas kecepatan maksimum. Setiap ban mempunyai kode yang bertolak belakang seperti S, Q, H, Z, dan lainnya.

    Kode ukuran ini dapat dibaca dengan mudah. Saat melakukan pembelian mobil, pastikan guna menanyakan apakah benar spesifikasi dari ban memang laksana itu.

    #3 Lebar Ban
    Yang butuh diketahui mengenai hubungan lebar ban dengan performa ialah semakin lebar maka performa dalam urusan daya cengkram dan percepatan dapat semakin maksimal.

    Namun demikian, lebar ban di sini pun sangat terbatas dengan ukuran velgnya.

    Sebaiknya tidak boleh memodifikasi kendaraan di unsur ban dan velg sebab performanya menjadi berubah dan tidak cocok kapasitas mesin.

    #4 Pola Ukiran Ban
    Pola ukiran ban sangat urgen untuk meyakinkan bahwa benda ini masih pantas berada di kendaraan si pemilik.

    Mengapa demikian?

    Karena pola ukiran ini sangat urgen untuk memperbesar gesekan antara ban dengan jalan.

    Jika gesekannya kecil, maka risiko guna terpeleset atau tergelincir di jalan bakal lebih besar. Akibat yang lebih buruk ialah bisa mengakibatkan kecelakaan.

    Ban yang sangat baik ialah dengan alur V sebab daya gaya gesekannya tinggi.

    Di samping itu, dengan musim di Indonesia yang kadang hujan dan jalanan sering basah, pola ini akan dapat tetap menjaga posisi ban dan kendaraan sebanding serta stabil.

    Ban jenis ini seringkali dibanderol dengan harga yang lebih mahal namun keamanannya paling terjamin.

    Berhati-hatilah dengan oknum pengukir ban yang nakal. Nakal dalam urusan ini ialah sebagian pengukir ban tidak menggunakan produk baru sampai-sampai kualitasnya telah tipis.

    Bisa dibayangkan andai ban yang telah tipis diukir lagi, tentu akan sangat riskan karena desakan serta daya tahannya tidak dapat menyangga beban dari kendaraan serta muatan.

    Oleh sebab itu, usahakan beli langsung di produsen tangan kesatu atau toko sah pabrikan.

    #5 Ketebalan Ban
    Ban yang baik ialah mempunyai ketebalan 50. Jika ban lebih tebal maka ekuilibrium serta performanya dapat naik.

    Sebaliknya, tanpa profil yang baik maka performanya dapat amat menurun.

    Harga ban yang profilnya tinggi memang tidak banyak lebih mahal, namun perbandingannya tidak terlampau jauh.

    Jadi, daripada tidak jarang mengubah lebih baik guna memilih ban dengan kapasitas sangat maksimal.

    #6 Tahun Pembuatan Ban
    Bagaimana teknik mengamati tahun penciptaan ban sebagai referensi pemilihannya?

    Yang kesatu, simaklah kode ban. Di sana terdapat empat digit angka laksana kode 0613.

    Kode itu dapat diterjemahkan menjadi angka 06 yang berarti waktu diciptakan ban di minggu keenam.

    Lalu, angka 13 mengindikasikan pada tahun berapa ban tersebut diproduksi. Jadi, guna kode 0613 dengan kata lain ban tersebut diciptakan pada minggu ke–6 tahun 2013.

    Sebaiknya, pilihlah ban dengan tahun penciptaan yang masih baru. Karena kualitasnya pasti bertolak belakang dengan ban yang lama.

    Tidak melulu itu, proses penyimpanan juga dapat menjadi di antara pertimbangan yang paling penting.

    Ketika lama disimpan dapat jadi terdapat masalah, misalnya andai tempat penyimpanannya lembap atau terpapar sinar matahari langsung.

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *